Puisi cinta
Aku dan kamu Dua insan berbeda suku bertemu disaat tidak tepat Masih terngiang pertemuan pertama kala itu Belum mengenal serta belum bersua Terbingkai senyum cerah raut wajahmu Membuat aku bertanya siapakah gerangan Anak adam yang berhati mulia nan rupawan Kamu Seseorang istimewa mengisi relung hatiku Sejak 2 tahun lalu Datang tanpa aku undang dan membukanya dengan caramu secara perlahan Tahukah kamu apa arti dirimu bagi ku Kamu Seiring berjalannya waktu membuat aku terbiasa akan kasih sayangmu Segala humor kau selipkan setiap pembicaraan kita Kepedulianmu dan perhatian yang kau berikan setiap waktu Hati yang telah lama tertutup lambat laun mulai terbuka kala itu Kamu Pujangga yang berada dihidupku tanpa ikatan jelas Tanpa rencana dan seketika pergi tanpa ucapan selamat tinggal Bagian kenangan yang tidak akan pernah selesai